Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Proyek BRT Cekungan Bandung Resmi Dimulai, Ditargetkan Beroperasi 2027

Mary Thomas - aruskabar.com 2 mins read

Pembangunan sistem transportasi massal yang selama ini dinanti-nantikan oleh masyarakat Bandung Raya akhirnya mencapai titik krusial. Acara groundbreaking

Proyek BRT Cekungan Bandung Resmi Dimulai, Ditargetkan Beroperasi 2027

Proyek BRT Cekungan Bandung Resmi Dimulai, Ditargetkan Beroperasi 2027

Aruskabar.com – Pembangunan sistem transportasi massal yang selama ini dinanti-nantikan oleh masyarakat Bandung Raya akhirnya mencapai titik krusial. Acara groundbreaking untuk proyek MASTRANBRT Cekungan Bandung telah dilaksanakan secara resmi pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Lokasi yang dipilih sebagai titik awal pembangunan adalah Depo BRT Leuwipanjang, yang akan menjadi pusat operasional utama bagi sistem transportasi baru ini.

Proyek strategis nasional ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di wilayah metropolitan Bandung. Dengan adanya infrastruktur BRT yang modern, diharapkan mobilitas warga dapat berjalan lebih efisien dan nyaman. Sistem ini dirancang untuk menghubungkan berbagai kawasan penting di Cekungan Bandung, termasuk pusat kota, kawasan industri, dan permukiman padat penduduk.

Visi dan Target Pembangunan Transportasi Massal

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, hadir langsung dalam upacara groundbreaking untuk menyampaikan visi pembangunan proyek ini. Menurut beliau, kehadiran BRT tidak hanya bertujuan untuk mempermudah pergerakan masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat posisi Bandung sebagai kota metropolitan modern di tingkat nasional. Proyek ini merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi jutaan warga Bandung dan sekitarnya.

“Harapannya, pembangunan ini dapat semakin memudahkan masyarakat, khususnya warga Bandung dan sekitarnya, dalam melakukan mobilisasi. Diharapkan ke depan Bandung menjadi kota metropolitan yang memiliki transportasi publik lebih baik serta terjangkau oleh masyarakat yang akan menggunakannya,” ujar Dudy Purwagandhi selepas acara groundbreaking.

Salah satu keunggulan sistem BRT adalah kemampuannya menyediakan layanan transportasi yang cepat dan andal. Dengan jalur khusus yang terpisah dari lalu lintas umum, bus-bus BRT dapat beroperasi tanpa terganggu kemacetan. Hal ini akan mengurangi waktu tempuh bagi para penumpang yang menggunakan layanan transportasi massal setiap harinya. Selain itu, tarif yang terjangkau akan membuat BRT menjadi pilihan utama bagi masyarakat dari berbagai kalangan ekonomi.

Proyek BRT Cekungan Bandung ini menargetkan operasional penuh pada tahun 2027. Selama masa konstruksi, berbagai persiapan akan dilakukan termasuk pembangunan depot, pengadaan armada bus, serta penyusunan jaringan rute yang optimal. Tim proyek juga akan melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pembangunan. Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik.

Dengan selesainya proyek ini, Bandung akan memiliki sistem transportasi publik yang terintegrasi dan modern. Masyarakat diharapkan dapat menikmati kemudahan dalam bepergian ke berbagai tujuan di wilayah Cekungan Bandung. Proyek ini juga akan berkontribusi dalam mengurangi emisi kendaraan pribadi dan mendukung pembangunan berkelanjutan di kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia ini.

Leave a reply