Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Proyek BRT Bandung Raya Berjalan Lancar – Farhan Sebut Resistensi Warga Sudah Teratasi

Karen Lopez - aruskabar.com 3 mins read

jalan Lancar Proyek BRT Bandung Raya Berjalan Lancar - Walikota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya telah

Proyek BRT Bandung Raya Berjalan Lancar – Farhan Sebut Resistensi Warga Sudah Teratasi

Proyek BRT Bandung Raya Berjalan Lancar

Proyek BRT Bandung Raya Berjalan Lancar – Walikota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya telah mencapai titik balik dalam implementasinya. Pada Rabu (8/7/2026), ia menyatakan bahwa penolakan warga terhadap proyek ini sudah berkurang secara signifikan. “Kemajuan yang terlihat dalam sosialisasi dan koordinasi dengan masyarakat menunjukkan bahwa resistensi terhadap BRT Bandung Raya telah teratasi,” tutur Farhan. Proyek ini diharapkan menjadi solusi transportasi massal yang efisien, menurunkan kemacetan dan meningkatkan kualitas mobilitas di kota Bandung.

Kemajuan Pembangunan Infrastruktur BRT

Pembangunan halte dan depo BRT di berbagai titik kota Bandung terus berjalan stabil, menurut informasi yang diperoleh dari pihak terkait. Farhan menekankan bahwa konstruksi tersebut tidak hanya memperhatikan aspek estetika, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan pengguna. “Struktur bangunan halte sudah terlihat kokoh, dan kami memastikan bahwa proses pengerjaan memenuhi standar keamanan,” tambahnya. Tidak hanya itu, proyek ini juga dijelaskan sebagai bagian dari visi pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Proyek BRT Bandung Raya Berjalan Lancar, dan dampaknya terasa mulai dari kota kecamatan hingga pusat Kota Bandung,” ujarnya dalam wawancara terpisah.

Farhan menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan menjadi kunci keberhasilan. Pengurangan hambatan ini berdampak positif pada kecepatan penyelesaian infrastruktur, yang menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan sistem transportasi.

Penyesuaian Lokasi Depo dan Pengembangan Infrastruktur

Pembangunan depo BRT di Leuwipanjang dan Cicaheum terus berprogres, dengan beberapa titik kompletasi di sepanjang jalur. Menurut Farhan, penggunaan area Stasiun Hall sebagai depo BRT menjadi salah satu rencana strategis yang akan memperkuat hubungan antara transportasi umum dan sistem kereta api. “Dengan penyesuaian lokasi, kita bisa memaksimalkan potensi BRT Bandung Raya Berjalan Lancar,” tambahnya.

Terminal Cicaheum kini siap dioperasikan sebagai depo BRT. Seluruh kios yang ditempati pedagang telah selesai dibongkar, dan kompensasi keuangan telah diberikan sesuai kesepakatan. “Tidak ada hambatan signifikan lagi, sehingga BRT Bandung Raya Berjalan Lancar bisa terus dipercepat,” jelas Farhan. Proyek ini juga mencakup peningkatan infrastruktur jalan raya dan penerapan teknologi canggih untuk mendukung operasional bus cepat.

“Kami yakin BRT Bandung Raya Berjalan Lancar akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tegas Farhan.

Di samping itu, proyek ini menargetkan pengurangan polusi udara sebesar 20% melalui pengalihan angkutan umum dari kendaraan pribadi. Tahun ini, 10 halte baru akan selesai, dan beberapa depo akan dioperasikan sebelum akhir 2026. Harapan besar ditempatkan pada keberhasilan proyek ini sebagai wujud komitmen pemerintah kota dalam mengembangkan transportasi ramah lingkungan.

Kesiapan dan Tantangan Proyek BRT Bandung Raya

Kesiapan operasional BRT Bandung Raya Berjalan Lancar sedang dalam tahap final, dengan pihak terkait memastikan semua kebutuhan teknis dan logistik terpenuhi. “Kami telah menyelesaikan pemasangan sistem traffic light dan jalur khusus untuk BRT,” kata Farhan. Meski demikian, beberapa tantangan seperti penyesuaian ruas jalan dan peningkatan kapasitas parkir masih dihadapi. Namun, ia menyatakan bahwa langkah-langkah mitigasi sudah diambil untuk meminimalkan dampak negatif.

Proyek ini juga melibatkan kegiatan sosialisasi intensif kepada masyarakat, termasuk penggunaan media sosial dan pertemuan langsung di lingkungan warga. “Kami memastikan BRT Bandung Raya Berjalan Lancar tidak hanya menjadi infrastruktur, tetapi juga bisa diterima sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” imbuhnya. Dengan target selesai pada 2026, BRT Bandung Raya diharapkan menjadi salah satu sistem transportasi terbaik di Indonesia.

Leave a reply