Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

New Policy: Dirut bank bjb Ayi Subarna Lulus Universitas Ekuitas Indonesia Mengikuti Wisuda Bersama Ratusan Mahasiswa

William Thomas - aruskabar.com 4 mins read

Dirut Bank BJB Ayi Subarna Hadir dalam Wisuda Universitas Ekuitas Indonesia dengan Pesan Penting tentang Kebijakan Baru New Policy menjadi tema utama dalam

New Policy: Dirut bank bjb Ayi Subarna Lulus  Universitas Ekuitas Indonesia Mengikuti Wisuda Bersama Ratusan Mahasiswa

Dirut Bank BJB Ayi Subarna Hadir dalam Wisuda Universitas Ekuitas Indonesia dengan Pesan Penting tentang Kebijakan Baru

New Policy menjadi tema utama dalam acara wisuda tahun akademik 2025/2026 yang digelar oleh Universitas Ekuitas Indonesia (UEI) di Hotel Harris & Convention Festival Citylink, Bandung. Kehadiran Ayi Subarna, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), menambah makna acara ini sebagai bentuk peningkatan kualitas pendidikan dan penerapan New Policy secara nyata. Acara yang dihadiri oleh 276 lulusan dari berbagai program studi ini bukan hanya sekadar upacara, tetapi juga pertemuan strategis antara akademisi dan pemimpin perusahaan dalam membangun kemitraan untuk kemajuan bersama.

Wisuda Gelombang I: Refleksi Kebijakan Pendidikan Terbaru

Kelulusan 276 mahasiswa diwisuda bersama pada acara ini menunjukkan komitmen UEI dalam mengimplementasikan New Policy yang menekankan peningkatan kualitas lulusan. Rincian jumlah lulusan mencakup 50 peserta Magister Manajemen, 97 Sarjana Manajemen, 124 Sarjana Akuntansi, dan 4 lulusan dari Program Diploma III Akuntansi. Sebagai bagian dari New Policy, UEI terus berupaya memperkuat kurikulum berbasis hasil (Outcome-Based Education) agar mahasiswa mampu memenuhi kebutuhan industri secara lebih efektif.

Ayi Subarna, yang sebelumnya menyelesaikan studi Magister Manajemen di UEI, memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kolaborasi antara akademisi dan dunia usaha. Ia mengungkapkan bahwa New Policy tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan kompetensi kerja melalui program pelatihan yang lebih relevan dengan tuntutan pasar saat ini. Hal ini sejalan dengan visi UEI dalam mengembangkan keterampilan Ten X, yang menggabungkan soft skill dan teknologi digital.

Pilar Kebijakan Penguatan: Strategi UEI untuk Masa Depan

Dalam sambutannya, Rektor UEI Prof. Dr. R Arief Helmi menekankan tiga pilar utama New Policy yang diadopsi oleh universitas. Pertama, penguatan kurikulum berbasis hasil (OBE) untuk memastikan mahasiswa mampu menghasilkan kinerja maksimal sejak awal studi. Kedua, pengembangan keterampilan Ten X yang memadukan kemampuan teknis dan komunikasi untuk menghadapi perubahan industri. Ketiga, sinergi ekosistem perusahaan seperti Bank BJB dan mitra strategis lainnya untuk memastikan kurikulum terus berkembang sesuai kebutuhan dunia kerja.

New Policy memastikan setiap lulusan UEI tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menerapkan solusi nyata di lapangan,” ujar Rektor Arief Helmi, yang mengutip pesan almarhum B.J. Habibie. “Jadilah orang yang bermanfaat, bukan hanya pintar.”

Rektor menambahkan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menciptakan lulusan yang bisa menjadi pilar utama pengembangan ekonomi dan inovasi di Indonesia.

Kelulusan dan Penerapan Kebijakan: Kunci Kesuksesan dalam Masa Depan

Acara wisuda ini juga menjadi bukti bahwa New Policy UEI telah memberikan dampak signifikan terhadap pengalaman belajar mahasiswa. Rata-rata IPK lulusan mencapai 3,87 untuk Program Magister Manajemen dan 3,60 untuk Sarjana Akuntansi, menunjukkan tingkat konsistensi akademik yang tinggi. Angka ini tidak hanya menggambarkan kemampuan akademik, tetapi juga hasil dari integrasi kurikulum dengan kebutuhan industri sebagaimana diamanatkan oleh New Policy.

Kehadiran Ayi Subarna dalam acara ini memberikan kesan istimewa, karena ia tidak hanya sebagai lulusan, tetapi juga sebagai tokoh bisnis yang memiliki pengalaman langsung dalam penerapan kebijakan kualitas. Ia menekankan bahwa New Policy UEI merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih dinamis, dengan pendekatan berbasis teknologi dan kolaborasi yang lebih kuat.

Kemitraan dengan Bank BJB: Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Kebijakan

Sebagai bagian dari New Policy, UEI berupaya meningkatkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan strategis seperti Bank BJB. Kolaborasi ini tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga program penelitian dan pengembangan kurikulum berbasis pengalaman langsung di lapangan. Ayi Subarna menyatakan bahwa Bank BJB akan terus mendukung kebijakan ini melalui penyesuaian program pelatihan dan praktik kerja industri yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Acara wisuda menjadi momen penting bagi lulusan baru UEI untuk memperoleh wawasan tentang implementasi New Policy di dunia kerja. Selain itu, kehadiran tokoh-tokoh bisnis seperti Ayi Subarna memberikan motivasi tambahan bagi mahasiswa agar bisa menjawab tantangan industri dengan kompetensi yang terukur. Ini sejalan dengan visi UEI dalam mencetak lulusan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan inovasi.

Sebagai penutup, New Policy UEI diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk dalam program wisuda yang menunjukkan kesiapan institusi dalam memenuhi standar dunia usaha. Kesuksesan acara ini menjadi bentuk pengakuan bahwa kebijakan baru tersebut bukan hanya terdengar bagus, tetapi juga terbukti efektif dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi masa depan yang kompetitif. Dengan pendekatan yang holistik, UEI terus menjadi mitra utama dalam pendidikan tinggi Indonesia yang berkualitas dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Leave a reply