Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasan di Balik Keputusannya

Michael Hernandez - aruskabar.com 2 mins read

Nanik S Deyang Mundur dari jabatan strategisnya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah menjalani masa bakti yang cukup panjang. Keputusan

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasan di Balik Keputusannya

Nanik S Deyang Mundur dari Posisi Kepala Badan Gizi Nasional

Aruskabar.com – Nanik S Deyang Mundur dari jabatan strategisnya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah menjalani masa bakti yang cukup panjang. Keputusan pengunduran diri ini telah resmi diumumkan melalui kanal media sosial resmi, memberikan kejelasan bagi publik mengenai langkah selanjutnya bagi pemimpin lembaga gizi nasional tersebut. Informasi pengunduran diri ini pertama kali disampaikan oleh Dirgayuza Setiawan, yang dikenal sebagai Asisten Khusus Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai urusan kenegaraan.

Dalam unggahan yang dipublikasikan di akun Instagram pribadinya pada hari Rabu, 22 Juli 2026, Dirgayuza mengonfirmasi bahwa Nanik S Deyang telah secara resmi menyampaikan permohonan pamit kepada Presiden. Pengunduran diri ini dilakukan dengan alasan kesehatan, khususnya terkait kondisi jantung yang memerlukan perawatan intensif. Langkah ini diambil dengan pertimbangan agar Nanik dapat sepenuhnya fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani oleh tanggung jawab jabatan.

Alasan Kesehatan di Balik Keputusan Pengunduran Diri

Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Kondisi kesehatan jantung menjadi faktor utama yang mendorong Nanik S Deyang Mundur dari jabatannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ia telah mempersiapkan diri untuk menjalani serangkaian prosedur pengobatan yang diperlukan. Dengan mengundurkan diri, ia berharap dapat mengalokasikan waktu dan energinya secara optimal untuk pemulihan kondisi kesehatan.

Hubungan antara Nanik S Deyang dengan Dirgayuza Setiawan telah terjalin sejak menjelang Pemilihan Umum tahun 2014. Selama lebih dari satu dekade, Dirgayuza mencatat bahwa salah satu sifat yang konsisten dari Nanik adalah kepedulian tinggi terhadap masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi kesulitan. Sifat ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak pihak mendukung keputusan yang diambilnya.

Kontribusi dan Jejak Karir Nanik S Deyang

Selama berkarir, Nanik S Deyang dikenal aktif dalam memperjuangkan berbagai isu kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Salah satu upaya signifikan yang dilakukannya adalah mengawal kasus Wilfrida Soik, sebuah isu yang mendapat perhatian publik luas. Selain itu, ia juga menggagas program becak listrik yang dirancang khusus untuk membantu para pengayuh becak berusia lanjut agar dapat bekerja dengan lebih nyaman dan efisien.

Pengunduran diri Nanik S Deyang dari posisi Kepala BGN membuka babak baru bagi lembaga tersebut. Publik menunggu proses seleksi atau penunjukan pengganti yang akan memimpin Badan Gizi Nasional ke depan. Sementara itu, Nanik akan melanjutkan hidupnya dengan fokus pada pemulihan kesehatan dan tetap terlibat dalam kegiatan sosial sesuai dengan kemampuannya.

Keputusan Nanik S Deyang Mundur ini mencerminkan prioritas yang tepat antara tanggung jawab profesional dan kebutuhan pribadi. Dengan langkah ini, ia memberikan contoh bahwa kesehatan adalah aset terpenting yang harus dijaga dengan baik. Semoga proses pengobatan yang dijalankannya berjalan lancar dan ia dapat kembali aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di masa mendatang.

Leave a reply