Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Latest Program: Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat BRT, Farhan Minta Maaf

Mary Thomas - aruskabar.com 3 mins read

Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat BRT, Farhan Minta Maaf Perkembangan Proyek Terbaru di Kota Bandung Latest Program - Kota Bandung tengah

Latest Program: Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat BRT, Farhan Minta Maaf

Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat BRT, Farhan Minta Maaf

Perkembangan Proyek Terbaru di Kota Bandung

Latest Program – Kota Bandung tengah menghadapi hambatan dalam program pengaspalan jalan wisata yang merupakan bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur daerah. Dalam rangka meningkatkan kenyamanan pengunjung dan pengendara, pemerintah kota mengalokasikan dana untuk memperkuat beberapa ruas jalan utama. Namun, proyek ini sempat terganggu karena adanya pengaruh dari sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang mengubah dinamika lalu lintas di sejumlah lokasi. Saat ini, progress progresif masih terus berjalan, meski membutuhkan penyesuaian strategi pengerjaan.

Kendala Teknis Akibat BRT

Pada proyek pengaspalan jalan wisata, total 10 paket telah diaktifkan, tetapi hanya lima dari jumlah tersebut yang selesai 100 persen. Ruas yang telah diselesaikan mencakup Jalan Astanaanyar-Panjunan, Jalan L.L.R.E. Martadinata, Jalan Ir. H. Juanda (Dago), Jalan Lengkong Besar-Lengkong Kecil, serta Jalan Stasiun Timur-Perintis Kemerdekaan. Sementara itu, lima paket lain masih dalam proses pengerjaan, di antaranya Jalan Merdeka, Braga, Wastukancana, Tamansari, dan Sulanjana. Total panjang jalan yang diperbaiki mencapai sekitar 10,24 kilometer.

“Latest Program ini memang mengalami penundaan karena jalan Dago menjadi prioritas, namun kerusakan akibat BRT membuat progresnya terkendala,” terang Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kamis (9/7/2026). Ia menjelaskan, area Dago memiliki tingkat penggunaan lalu lintas yang tinggi, sehingga perbaikan harus dilakukan secara bertahap. Untuk memperkuat permukaan jalan, tim proyek sedang melakukan suntikan beton ke bagian yang rentan retak akibat beban kendaraan besar.

Strategi Penyesuaian dalam Proses

Farhan mengungkapkan, program pengaspalan jalan wisata Bandung dirancang agar bisa meningkatkan aksesibilitas dan estetika jalur pariwisata. Namun, kehadiran BRT menyebabkan beban tambahan pada jalan-jalan yang sudah ada, terutama di daerah dengan volume kendaraan tinggi. “Kami sedang menyesuaikan teknik pengerjaan agar tidak mengganggu operasional BRT, tapi tetap memastikan kualitas aspal yang memadai,” lanjutnya. Sejumlah ruas, seperti Jalan Merdeka dan Braga, membutuhkan waktu lebih lama karena harus menghadapi tantangan teknis sekaligus kesulitan logistik.

Penyesuaian Jadwal dan Prioritas

Dalam menjalankan Latest Program, Pemkot Bandung menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi membangun kota yang lebih layak huni dan ramah wisata. Namun, Farhan mengakui ada tantangan yang tidak terduga, seperti kerusakan di sekitar jalur BRT. “Kami sedang meninjau ulang jadwal proyek agar bisa seimbangkan antara kebutuhan warga dan pembangunan infrastruktur,” jelasnya. Selain itu, pemerintah kota juga berencana memperluas ruas yang diperbaiki untuk mencakup jalur wisata lainnya, terutama yang berdekatan dengan akses BRT.

Respons Publik dan Evaluasi Lanjutan

Kehadiran BRT di beberapa ruas jalan wisata menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar dan pengunjung. Tapi, Farhan menegaskan bahwa kualitas jalur pengaspalan tetap menjadi prioritas. “Latest Program ini bukan hanya tentang waktu, tapi juga keberlanjutan dan kenyamanan pengguna jalan,” tambahnya. Ia menyampaikan rasa hormat kepada masyarakat yang memahami kondisi sementara ini. Pemkot juga berencana melakukan evaluasi berkala untuk menyesuaikan langkah dengan kebutuhan terkini.

Sebagai bagian dari strategi adaptasi, beberapa ruas jalan wisata akan diperbaiki secara bertahap agar tidak mengganggu sistem transportasi massal. Farhan berharap, dengan penyesuaian ini, proyek pengaspalan dapat mencapai tujuan utamanya, yakni meningkatkan kualitas infrastruktur dan menarik lebih banyak pengunjung ke Bandung. Meski ada hambatan, ia yakin Latest Program akan berjalan lancar jika dilakukan secara terencana dan dengan dukungan semua pihak.

Leave a reply