Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Jalur BRT Bandung Harus Steril PKL dan Parkir Liar, Farhan Buka Peluang Investor Bangun Gedung Parkir

Barbara Martinez - aruskabar.com 2 mins read

Pemerintah Kota Bandung terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas transportasi publik di wilayahnya. Salah satu program unggulan yang sedang

Jalur BRT Bandung Harus Steril PKL dan Parkir Liar, Farhan Buka Peluang Investor Bangun Gedung Parkir

Jalur BRT Bandung Harus Steril dari PKL dan Parkir Liar

Aruskabar.com – Pemerintah Kota Bandung terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas transportasi publik di wilayahnya. Salah satu program unggulan yang sedang digarap adalah pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) MASTRAN. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Jalur BRT Bandung Harus Steril dari berbagai gangguan yang dapat menghambat operasional transportasi massal tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka memastikan bahwa sistem BRT dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Program Strategis Nasional MASTRAN BRT

Proyek MASTRAN BRT Cekungan Bandung telah resmi masuk ke dalam daftar Program Strategis Nasional (PSN). Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan transportasi di Bandung mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Muhammad Farhan menjelaskan bahwa kehadiran sistem BRT ini bukan hanya sekadar proyek lokal, melainkan bagian dari rencana besar nasional untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah. Dengan status sebagai PSN, proyek ini akan mendapatkan dukungan lebih besar dalam hal pendanaan dan percepatan pembangunan.

Hadirnya sistem BRT ini merupakan terobosan strategis yang kini resmi masuk ke dalam agenda prioritas dan Program Strategis Nasional (PSN).

Upaya sterilisasi jalur BRT menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan proyek ini. Pemkot Bandung berencana membersihkan seluruh area jalur BRT dari aktivitas parkir liar yang selama ini menjadi masalah di berbagai titik. Selain itu, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar jalur BRT juga akan diatur agar tidak mengganggu kelancaran transportasi. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan transportasi yang lebih tertib, aman, dan efisien bagi seluruh pengguna jalan.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Farhan juga membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan gedung parkir di sepanjang koridor BRT. Pembangunan fasilitas parkir ini dinilai sangat penting untuk mendukung sistem transportasi terintegrasi. Dengan adanya gedung parkir modern, masyarakat diharapkan lebih nyaman menggunakan BRT sebagai alternatif transportasi sehari-hari. Investor yang tertarik dapat mengajukan proposal pembangunan gedung parkir sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemkot Bandung.

Upaya ini juga sejalan dengan rencana pengembangan infrastruktur transportasi di kawasan Cekungan Bandung secara keseluruhan. Pemerintah kota berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap elemen transportasi dapat saling terhubung dengan baik. Mulai dari jalur BRT, halte, hingga fasilitas pendukung lainnya akan dirancang dengan standar yang tinggi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan bagi masyarakat Bandung.

Sebagai informasi, upacara groundbreaking proyek MASTRAN BRT Cekungan Bandung telah dilaksanakan di Depo BRT Leuwipanjang. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait termasuk pejabat pemerintah dan perwakilan investor. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bandung.

Leave a reply