Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Hari Ketiga – Area Pencarian Wisatawan Bandung Korban Terseret Arus Pantai Pangandaran Diperlebar

Elizabeth Davis - aruskabar.com 3 mins read

Pencarian Hari Ketiga: Korban Terseret Arus di Pantai Pangandaran Masih dalam Proses Pencarian Hari Ketiga - Pada hari ketiga operasi pencarian wisatawan

Hari Ketiga – Area Pencarian Wisatawan Bandung Korban Terseret Arus Pantai Pangandaran Diperlebar

Pencarian Hari Ketiga: Korban Terseret Arus di Pantai Pangandaran Masih dalam Proses Pencarian

Hari Ketiga – Pada hari ketiga operasi pencarian wisatawan Bandung yang hilang di Pantai Barat Pangandaran, area penyisiran diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan korban. Dalam upaya menemukan Muhammad Rizki (20), warga Kabupaten Bandung yang terseret arus dan terakhir terlihat pada hari kedua kejadian, tim penyelamat terus memperluas zona pencarian. Operasi ini melibatkan Pos SAR Tasikmalaya, Satpolairud Polres Pangandaran, Balawista, serta nelayan setempat, yang bekerja bersama untuk menggali informasi dan melakukan penyisiran lebih intensif.

Detail Operasi Pencarian Hari Ketiga

Kasat Polairud Polres Pangandaran, Iptu Anang Tri Sodikin, menjelaskan bahwa pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB hari ketiga, dengan pola penyisiran yang lebih luas dibandingkan hari sebelumnya. Area operasi diperluas hingga mencakup sekitar 10 km dari garis pantai, termasuk bagian yang belum dicek sebelumnya.

Selama operasi, tim SAR menggunakan perahu karet dan drone untuk memeriksa area yang susah dijangkau. Pihak berwenang juga memperoleh bantuan dari warga sekitar yang turut serta mengamati kegiatan pencarian. Meski hingga siang hari, korban belum ditemukan, upaya terus dilakukan dengan harapan menemukan jejak baru yang bisa mempercepat proses penyisiran.

Peran Keluarga dan Komunitas Lokal dalam Pencarian

Keluarga Rizki berada di lokasi untuk memantau setiap kemajuan dalam operasi pencarian. Mereka memberikan informasi tambahan mengenai kebiasaan korban sebelum kejadian, termasuk tempat yang sering dikunjungi dan jadwal aktivitasnya. Selain itu, komunitas lokal di sekitar Pantai Pangandaran aktif turut serta membantu dengan memberikan wawasan tentang kondisi air dan arus di wilayah tersebut.

Dari hasil keterangan warga, Pantai Pangandaran terkenal memiliki arus yang cukup kuat, terutama di sekitar area pemancingan. Hal ini membuat risiko terseret arus meningkat, terlebih saat ombak besar terjadi akibat cuaca buruk. Pihak penyelamat juga memastikan semua titik strategis di sekitar lokasi kejadian dikaji ulang, termasuk memeriksa sisa-sisa perahu atau alat bantu yang mungkin terbawa arus.

Analisis Kondisi Pantai dan Cuaca Saat Kejadian

Dari data meteorologi, hari pertama kejadian, Jumat (17/7/2026), cuaca di wilayah Pantai Pangandaran berubah mendadak. Angin kencang dan gelombang tinggi memicu kondisi yang berpotensi membahayakan wisatawan. Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa Rizki terlihat bermain di pantai saat cuaca mulai buruk, tetapi tidak segera mencurigakan karena ia memperkirakan kondisi akan membaik.

Pada hari ketiga, tim penyelamat berupaya memeriksa sisa-sisa benda yang mungkin menjadi petunjuk. Pihak kepolisian juga meminta bantuan dari instansi lain, seperti BPBD dan Dinas Pariwisata, untuk mengecek kembali titik-titik yang mungkin dianggap aman. Selain itu, pihak penyelamat menekankan pentingnya keselamatan wisatawan, khususnya saat musim kemarau atau musim hujan tiba.

Kegiatan pencarian terus berlanjut hingga malam hari, dengan harapan menemukan korban di hari keempat atau ke lima. Pihak keluarga dan warga setempat berharap bahwa dukungan yang diberikan masyarakat bisa mempercepat proses penyisiran. Dalam waktu dekat, tim akan melakukan penyisiran lebih mendalam, termasuk memeriksa wilayah sekitar yang masih belum diketahui secara pasti.

Leave a reply