Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Gerindra Tegaskan Nanik Mundur Karena Kesehatan, Bukan Karena Kasus di BGN

Michael Hernandez - aruskabar.com 3 mins read

Partai Gerindra melalui juru bicaranya, Bahtra Banong, memberikan penjelasan resmi mengenai pengunduran diri Nanik S. Deyang dari jabatan kepala Badan Gizi

Gerindra Tegaskan Nanik Mundur Karena Kesehatan, Bukan Karena Kasus di BGN

Gerindra Tegaskan Nanik Mundur Karena Kesehatan Bukan Karena Kasus BGN: Klarifikasi Resmi Juru Bicara Partai

Klarifikasi Resmi Gerindra Soal Alasan Mundurnya Nanik S. Deyang

Aruskabar.com – Partai Gerindra melalui juru bicaranya, Bahtra Banong, memberikan penjelasan resmi mengenai pengunduran diri Nanik S. Deyang dari jabatan kepala Badan Gizi Nasional. Menurut Bahtra, keputusan tersebut murni didasari oleh masalah kesehatan, bukan terkait dengan kasus yang sedang berkembang di BGN. Pernyataan ini penting untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat tentang alasan sebenarnya di balik langkah strategis tersebut.

Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh Bahtra Banong di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam konferensi pers tersebut, ia menegaskan bahwa Gerindra Tegaskan Nanik Mundur karena alasan kesehatan yang telah lama diderita oleh sang kepala BGN. Hal ini sesuai dengan informasi yang telah disampaikan sebelumnya oleh pihak keluarga Nanik.

Penjelasan Detail dari Juru Bicara Gerindra

Bahtra menjelaskan bahwa Nanik telah menyampaikan secara langsung alasan pengunduran dirinya kepada publik. Wanita tersebut sedang dalam masa pengobatan intensif dan ingin memfokuskan seluruh perhatiannya pada pemulihan kesehatan. Kondisi kesehatan yang menurun ini menjadi faktor utama dalam keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatannya yang strategis.

“Ibu Nanik kan sudah menyampaikan ya, soal alasan kenapa beliau mengundurkan diri, terkait soal sedang sakit, terus kemudian ingin fokus melakukan pengobatan,” kata Bahtra Banong di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Lebih lanjut, Bahtra menambahkan bahwa Nanik telah menyampaikan keputusannya kepada Presiden. Pengunduran diri ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa beliau ingin konsentrasi penuh terhadap proses pengobatan yang sedang dijalani. Langkah ini menunjukkan komitmen Nanik untuk tidak memaksakan diri menjalankan tugas ketika kondisi kesehatan belum optimal.

“Dalam rangka itu beliau menyampaikan ke Presiden, kemudian mengundurkan diri. Jadi tidak ada kaitan dengan urusan yang lain ya, karena memang beliau ingin konsentrasi terhadap apa namanya, pengobatan beliau,” sambungnya.

Pertimbangan Strategis di Tengah Pembenahan BGN

Bahtra menilai bahwa langkah Nanik untuk mundur dari jabatannya merupakan keputusan yang wajar. Hal ini mengingat BGN saat ini sedang dalam masa-masa penting untuk melakukan pembenahan tata kelola organisasi. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas program gizi nasional, BGN membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan sehat.

“Ya memang kan apalagi kan BGN kan sedang fokus pembenahan ya. Tentu juga dibutuhkan energi yang besar dalam rangka mengurus atau mengelola BGN ini,” ucap Bahtra.

Menurutnya, dengan kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan, Nanik memiliki pertimbangan matang untuk memilih mengundurkan diri agar bisa fokus pada pengobatan. Gerindra Tegaskan Nanik Mundur karena alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan karena tekanan politik atau masalah internal.

“Maka dalam rangka itu mungkin Ibu Nanik punya pertimbangan karena ingin fokus untuk pengobatan, sehingga beliau melakukan pengunduran diri,” lanjutnya.

Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN Baru

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Sudaryono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, untuk menggantikan posisi Nanik Sudaryati Deyang. Penunjukan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pengelolaan BGN dan melanjutkan program-program yang telah direncanakan. Sudaryono dinilai memiliki pengalaman dan kompetensi yang sesuai untuk memimpin lembaga tersebut.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa pelantikan Sudaryono dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama, yaitu Rabu, 22 Juli 2026. Acara pelantikan akan dilaksanakan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dengan jadwal pukul 15.00 WIB. Kehadiran para pejabat tinggi negara diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru BGN.

“Bapak presiden memutuskan selaku pengganti kepala BGN adalah Sudaryono yang menjabat sebagai wakil menteri pertanian,” kata Prasetyo Hadi.

Klarifikasi dari Gerindra ini diharapkan dapat meredakan berbagai spekulasi yang beredar di media sosial dan media massa. Dengan penjelasan yang jelas dan transparan, masyarakat dapat memahami bahwa pengunduran diri Nanik merupakan keputusan yang diambil berdasarkan kondisi kesehatan, bukan karena masalah hukum atau politik. Gerindra Tegaskan Nanik Mundur karena alasan kesehatan, dan hal ini telah dikonfirmasi melalui jalur resmi oleh partai tersebut.

Leave a reply