Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Important Visit: Mendagri Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Karen Lopez - aruskabar.com 3 mins read

Kunjungan Penting Mendagri: Dorong Pengembangan Kerajinan Lokal Important Visit - Pada sebuah kunjungan penting yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri

Important Visit: Mendagri Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Kunjungan Penting Mendagri: Dorong Pengembangan Kerajinan Lokal

Important Visit – Pada sebuah kunjungan penting yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dalam acara penutupan rangkaian perayaan 46 tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/7/2026), ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah (Pemda) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam mengeksplorasi potensi kerajinan lokal. Kunjungan penting ini bertujuan memperkuat ekosistem UMKM, mempertahankan warisan budaya, serta membangun jejaring pemasaran nasional dan internasional untuk produk-produk seni khas Indonesia.

Pesan Mendagri pada Acara HUT Dekranas

Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan bahwa Indonesia memiliki keunggulan dalam bidang kerajinan, dengan kekayaan budaya, perbedaan suku, dan keanekaragaman sumber daya alam sebagai faktor utama dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Kunjungan penting ini juga menyoroti bahwa sektor kerajinan masih belum memanfaatkan potensi maksimalnya. Menurut data, nilai pasar kerajinan global mencapai sekitar Rp500 triliun per tahun, namun Indonesia belum masuk sepuluh besar produsen kerajinan dunia. “Keunggulan Indonesia adalah kerajinan yang paling beragam di dunia,” ujarnya, menekankan pentingnya pengembangan kreativitas dan inovasi.

Menggali Potensi Daerah Berdasarkan Budaya dan Lingkungan

Mendagri mencontohkan peran lokal dalam menciptakan inovasi. Daerah Raja Ampat, misalnya, telah berhasil mengubah limbah cangkang mutiara menjadi produk kerajinan bernilai tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa setiap wilayah memiliki ciri khas seni yang unik, dipengaruhi oleh lingkungan, adat, dan kekayaan bahan baku lokal. Kunjungan penting ini juga mengajak pihak-pihak terkait untuk melibatkan masyarakat secara lebih luas, sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan UMKM melalui program yang terukur.

Peran Dekranasda dalam Mengembangkan Keterampilan Lokal

Dalam kunjungan penting tersebut, Mendagri menyoroti peran Dekranasda sebagai mitra strategis. Ia menekankan bahwa kerajinan lokal tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga bisa menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Sebagai contoh, produk tenun tradisional yang diproduksi di daerah-daerah tertentu kini diminati kolektor mancanegara. “Kerajinan lokal bisa menjadi akses pasar global jika dilakukan dengan strategi yang tepat,” jelasnya. Ia mengimbau Dekranasda untuk berperan aktif dalam memberdayakan para pengrajin, baik melalui pelatihan, akses fasilitas, maupun pemasaran yang lebih efektif.

Acara penutupan HUT ke-46 Dekranas tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengevaluasi pencapaian, tetapi juga ajang kemitraan. Mendagri menegaskan bahwa pemerintah daerah harus membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Dekranasda, serta memanfaatkan peluang ekspor untuk meningkatkan ekonomi daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan acara, termasuk panitia, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota Makassar.

Kehadiran Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Dekranasda Sulsel Naomi Octarina, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan jajaran Forkopimda Sulsel menunjukkan komitmen kolektif terhadap pengembangan seni dan budaya nasional. Kunjungan penting ini diharapkan dapat memicu gerakan yang lebih masif dalam mempromosikan kerajinan lokal sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif. Dengan pendekatan yang lebih sistematis, Indonesia bisa memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri kerajinan global.

Leave a reply