Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Special Plan: Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

William Thomas - aruskabar.com 3 mins read

Special Plan: Riset Mitigasi Bencana Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Padang Special Plan yang dicanangkan oleh PT Pegadaian (Persero) dan Universitas Andalas

Special Plan: Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

Special Plan: Riset Mitigasi Bencana Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Padang

Special Plan yang dicanangkan oleh PT Pegadaian (Persero) dan Universitas Andalas (Unand) menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman gempa megathrust Mentawai dan risiko tsunami di Kota Padang. Riset kemitraan ini diluncurkan di Kampus Unand pada Senin (29/6), dengan hasil penelitian diserahkan langsung kepada Walikota Padang, Fadly Amran. Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), khususnya pada aspek keberlanjutan sosial dan ketahanan daerah.

Special Plan ini mengintegrasikan riset mitigasi bencana ke dalam program Pegadaian Peduli, yang tidak hanya fokus pada inklusi finansial tetapi juga berupaya memperkuat keselamatan publik. Model mitigasi yang dikembangkan melibatkan lima komponen utama: sistem peringatan dini tsunami mandiri, mekanisme evakuasi komunitas, penggunaan masjid sebagai pusat informasi dan perlindungan, pembuatan SOP evakuasi, serta pendidikan masyarakat melalui simulasi bencana. Tujuan utamanya adalah membentuk kekuatan internal warga sebagai garda depan dalam menghadapi situasi darurat.

Kolaborasi Akademisi dan Dunia Usaha Membentuk Solusi Lokal

Proyek Special Plan ini menjadi contoh kerja sama antara institusi akademisi dan perusahaan yang menegaskan pentingnya hilirisasi riset untuk menangani isu kebencanaan. Potensi gempa dan tsunami di sepanjang garis pantai Padang membutuhkan pendekatan yang selaras dengan filosofi lokal, seperti prinsip “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang dipegang masyarakat Sumatera Barat. Inovasi seperti optimalisasi fungsi masjid sebagai tempat evakuasi sementara dan pusat koordinasi menjadi bagian dari strategi ini.

Special Plan juga mencakup pelatihan untuk masyarakat tentang cara mengoperasikan dan merawat perangkat pendukung sistem peringatan dini. Alat-alat ini dirancang agar mudah dipahami dan diakses oleh seluruh lapisan warga, termasuk yang tidak memiliki latar belakang teknis. Selain itu, para peneliti menciptakan mekanisme evakuasi yang cepat dan terstruktur, serta merancang simulasi bencana untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat.

Manfaat Solusi Berbasis Komunitas

Riset dalam Special Plan ini telah menunjukkan manfaat nyata bagi keselamatan publik. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan memperkuat peran komunitas, model mitigasi yang dikembangkan memberikan harapan baru untuk mengurangi dampak bencana. Masjid, sebagai pusat kegiatan sosial, menjadi elemen kunci dalam memberikan akses informasi dan tempat perlindungan yang terjangkau.

“Riset ini tidak hanya menghasilkan data akademik, tetapi juga memberikan solusi langsung yang mampu menyelamatkan nyawa masyarakat. Kami berharap model kesiapsiagaan mandiri ini menjadi contoh bagus untuk wilayah pesisir lainnya,” ungkap Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian, Ismail Ilyas. Selain itu, kerja sama antara Unand dan Pegadaian membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat penanganan isu kebencanaan melalui pendekatan inovatif.

Special Plan ini juga menekankan pentingnya pendidikan bencana yang berkelanjutan. Edukasi dan simulasi yang diselenggarakan oleh tim peneliti membantu masyarakat mengubah pola pikir tentang kesiapsiagaan. Dengan meningkatkan kemampuan individu dan komunitas, harapan terbesar dari proyek ini adalah mewujudkan sistem mitigasi bencana yang tangguh dan berbasis partisipasi. Dukungan PT Pegadaian dalam bentuk perangkat fisik dan teknis menjadi bagian integral dari upaya ini.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Special Plan Pegadaian dalam meningkatkan ketahanan masyarakat. Sinergi antara akademisi dan dunia usaha tidak hanya menghasilkan inovasi teknis, tetapi juga memperkuat kemitraan untuk keberlanjutan program sosial,” kata Wakil Rektor III Unand, Prof. Dr. Kurnia Warman, S.H., M.Hum. Proyek ini menjadi momentum penting dalam mengubah kebijakan mitigasi bencana menjadi praktik nyata di masyarakat.

Leave a reply