Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 ArusKabar menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Flyover Latumeten Dilengkapi Halte Transjakarta dan Fasilitas Lift Khusus Disabilitas

Richard Anderson - aruskabar.com 2 mins read

Flyover Latumeten Dilengkapi Halte Transjakarta dan Fasilitas Lift Khusus Disabilitas Flyover Latumeten Dilengkapi Halte Transjakarta dan Fasilitas - Proyek

Flyover Latumeten Dilengkapi Halte Transjakarta dan Fasilitas Lift Khusus Disabilitas

Flyover Latumeten Dilengkapi Halte Transjakarta dan Fasilitas Lift Khusus Disabilitas

Flyover Latumeten Dilengkapi Halte Transjakarta dan Fasilitas – Proyek pembangunan flyover Latumeten di Jakarta Barat memperlihatkan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi transportasi. Dalam rangka mendorong mobilitas yang lebih baik, proyek ini tidak hanya menyiapkan jalan layang yang bisa mengurangi kemacetan, tetapi juga dilengkapi dengan halte Transjakarta serta fasilitas lift yang dirancang khusus untuk memudahkan penumpang berkebutuhan disabilitas. Kebutuhan tersebut semakin mendesak seiring pertumbuhan kota yang pesat dan peningkatan jumlah penduduk yang mengalami kesulitan bergerak.

Peningkatan Infrastruktur Transportasi Modern

Menurut Heru Suwondo, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, halte Transjakarta akan ditempatkan di bagian atas flyover, dengan dua halte yang masing-masing berada di sisi barat dan timur. “Fasilitas ini dirancang agar para penumpang bisa menikmati perjalanan yang lebih cepat dan nyaman, terutama saat jam sibuk,” terangnya dalam wawancara di Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026). Dengan adanya halte Transjakarta di flyover, penggunaan kendaraan umum diharapkan menjadi lebih efektif, karena kota layang ini akan menghubungkan beberapa area strategis.

Keberadaan flyover Latumeten juga diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap pengalihan arus lalu lintas. Pada saat ini, pengemudi yang melintasi perlintasan sebidang di bawah flyover harus mengalami hambatan, terutama saat jam sibuk. Dengan adanya halte Transjakarta di atas, mobilitas kendaraan roda dua dan roda empat akan lebih lancar, sehingga mengurangi waktu tempuh hingga 10 hingga 15 menit. “Ini adalah investasi infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, terutama di kawasan Jakarta Barat yang menjadi pusat aktivitas sehari-hari,” tambah Heru.

Fasilitas untuk Disabilitas dan Inklusi Sosial

Kebutuhan akan aksesibilitas tidak hanya memenuhi harapan penumpang berkebutuhan disabilitas, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan inklusi sosial. Fasilitas lift khusus di flyover Latumeten dirancang dengan sistem yang ramah dan mudah digunakan, termasuk sistem tangga pengangkat yang bisa mencakup seluruh lantai. “Lift ini akan memastikan bahwa semua pengguna bisa menikmati kenyamanan saat berpindah dari halte Transjakarta ke jalan utama,” jelas Heru.

Pembangunan fasilitas ini sejalan dengan standar internasional untuk aksesibilitas. Lift khusus akan tersedia di beberapa titik strategis, sehingga penumpang dengan kursi roda atau pengguna alat bantu gerak lainnya bisa memanfaatkan layanan ini tanpa hambatan. Selain itu, desain halte juga dirancang dengan ruang yang cukup untuk menyambut penumpang, serta lampu penerangan yang optimal. “Kami ingin semua pengguna layanan transportasi dapat merasa aman dan nyaman, terlepas dari kondisi fisiknya,” tambah Heru.

Proyek flyover Latumeten, yang direncanakan selesai pada Desember 2026, tidak hanya fokus pada peningkatan kenyamanan bagi pengguna Transjakarta, tetapi juga memperhatikan kebutuhan komunitas disabilitas. Pemerintah DKI Jakarta berharap fasilitas ini akan menjadi contoh baik dalam pengembangan infrastruktur yang lebih humanis. Dengan adanya lift dan halte yang terintegrasi, kota Jakarta bisa menjadi lebih inklusif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan berbagai kelompok masyarakat.

Leave a reply