News

107 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 6 Meninggal Dunia

3618091828

107 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, Pencarian Korban Lain Dilanjutkan

Aruskabar.com – Sebanyak 107 penumpang KMP Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah insiden di perairan Laut Jawa. Hingga Minggu sore, 13 September 2026, tim SAR gabungan juga menemukan enam korban meninggal dunia. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk menemukan penumpang lain yang belum terdata dalam evakuasi.

Kapal tersebut diketahui membawa total 243 penumpang. Berdasarkan data sementara, 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia telah dievakuasi. Dengan demikian, 136 penumpang lainnya masih menjadi fokus pencarian oleh petugas di lokasi kejadian.

Koordinasi Penanganan Dilakukan Sejak Dini Hari

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah segera berkoordinasi setelah menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut sekitar pukul 03.00 hingga 03.30 WIB. Kementerian Perhubungan kemudian bekerja bersama Basarnas serta instansi terkait untuk menjalankan pencarian, pertolongan, dan pemindahan korban.

“Alhamdulillah, dari 243 penumpang, tim evakuasi atau tim SAR yang dipimpin oleh Basarnas telah berhasil mengevakuasi sejumlah 107 penumpang yang selamat dan 6 orang yang meninggal dunia,” kata Dudy di Banjarmasin, Minggu.

Informasi mengenai 107 penumpang KMP Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi menjadi perkembangan penting dalam operasi tersebut. Namun, jumlah penumpang yang belum ditemukan menunjukkan bahwa pekerjaan tim di lapangan masih berlangsung dan memerlukan pengerahan sumber daya secara berkelanjutan.

Selain mencari penumpang yang belum ditemukan, petugas juga menangani korban yang sudah dievakuasi. Penanganan dilakukan secara terpadu karena operasi di laut membutuhkan koordinasi antara unsur pencarian, kapal pendukung, serta pihak yang bertanggung jawab atas transportasi dan keselamatan pelayaran.

Basarnas dan Kapal di Sekitar Lokasi Ikut Membantu

Basarnas Banjarmasin terlibat dalam operasi SAR gabungan yang dipimpin untuk menangani insiden KMP Virgo Transport. Dukungan juga diberikan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

Keberadaan kapal-kapal tersebut membantu memperkuat proses evakuasi di perairan Laut Jawa. Dalam penanganan kecelakaan laut, bantuan dari kapal yang berada dekat dengan titik kejadian dapat mendukung upaya pemindahan korban dan mempercepat koordinasi di lapangan.

Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit. Kapal tersebut digunakan untuk membantu evakuasi korban dalam operasi yang masih berjalan.

“Hingga saat ini, upaya masih terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk melakukan proses pencarian dan penyelamatan serta juga dengan evakuasi,” ujar Dudy.

136 Penumpang Masih Menjadi Fokus Pencarian

Setelah 107 penumpang KMP Virgo Transport 8 berhasil diselamatkan, perhatian utama tim SAR kini diarahkan kepada 136 penumpang yang masih dalam pencarian. Perkembangan operasi akan menentukan pembaruan data jumlah korban selamat maupun korban meninggal dunia.

Koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Basarnas, unsur SAR gabungan, Distrik Navigasi, dan kapal pendukung terus dilakukan. Pencarian di wilayah laut membutuhkan kesiapan personel serta sarana yang memadai agar area terdampak dapat ditelusuri secara efektif.

Hingga Minggu sore, seluruh penumpang belum ditemukan. Oleh karena itu, proses pencarian, penyelamatan, dan evakuasi tetap menjadi prioritas dalam penanganan insiden tersebut.

FAQ Evakuasi KMP Virgo Transport 8

Berapa jumlah penumpang KMP Virgo Transport 8?

KMP Virgo Transport 8 tercatat membawa 243 penumpang.

Berapa korban yang telah dievakuasi?

Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 107 penumpang dalam keadaan selamat dan enam korban meninggal dunia.

Berapa penumpang yang masih dicari?

Berdasarkan data sementara hingga Minggu sore, 136 penumpang masih belum ditemukan dan menjadi fokus operasi SAR.

Siapa saja yang terlibat dalam operasi pencarian?

Operasi melibatkan Kementerian Perhubungan, Basarnas, unsur SAR gabungan, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, serta kapal-kapal di sekitar lokasi seperti KM Hai Da, MT Mau Ha, TB TCP, dan KN Kunyit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *