ArusKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Airlangga Ditanya Kinerja 2 Tahun Prabowo-Gibran: Saya Mau Rapat

Published Oktober 19, 2026 · Updated Oktober 19, 2026 · By Karen Lopez - aruskabar.com

Foto : Karen Lopez - aruskabar.com

Airlangga Ditanya Kinerja 2 Tahun Prabowo-Gibran

Aruskabar.com – Airlangga Ditanya Kinerja 2 Tahun Prabowo-Gibran oleh awak media, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum memberikan tanggapan panjang. Pertanyaan tersebut diajukan menjelang dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tepat pada 20 Oktober 2026 memasuki tahun kedua.

Saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026, Airlangga memilih untuk segera melanjutkan agenda kerjanya. Ia menyampaikan bahwa dirinya akan menghadiri rapat, sehingga belum menguraikan pandangannya mengenai perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun.

“Nanti deh, saya lagi mau rapat,” kata Airlangga kepada awak media.

Jawaban singkat itu disampaikan ketika wartawan meminta respons terkait kinerja pemerintahan dalam periode dua tahun. Airlangga tidak menjelaskan lebih lanjut aspek yang akan dievaluasi maupun penilaian pemerintah terhadap berbagai kebijakan ekonomi yang telah berjalan. Dengan demikian, belum ada pernyataan terperinci dari Airlangga mengenai evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Karhutla dan Pembahasan PTKP

Selain Airlangga Ditanya Kinerja 2 Tahun Prabowo-Gibran, awak media juga menanyakan isu ekonomi lain, termasuk potensi kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Menjawab pertanyaan tersebut, Airlangga mengatakan pemerintah akan memonitor informasi terkait bersama Menteri Kehutanan serta Menteri Lingkungan Hidup.

“Nanti kita monitor dari Menhut, Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa informasi mengenai dampak ekonomi karhutla masih akan dipantau melalui kementerian terkait. Airlangga tidak menyebutkan angka kerugian maupun rincian hasil pemantauan pada kesempatan tersebut. Pembahasan mengenai dampak karhutla pun menjadi salah satu isu yang muncul di tengah pertanyaan wartawan tentang kondisi ekonomi dan kebijakan publik.

Pertanyaan lain yang diajukan berkaitan dengan progres pembahasan Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP. Airlangga menyatakan pembicaraan mengenai hal tersebut belum kembali dilakukan. Jawaban itu disampaikan saat ia berada di mobilnya setelah menyelesaikan agenda di Kantor Kemenko Perekonomian.

“Belum dibahas lagi,” kata Airlangga.

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pada 20 Oktober 2026, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi genap berusia dua tahun. Momentum tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan program pemerintah, termasuk kebijakan di bidang ekonomi. Namun, ketika Airlangga Ditanya Kinerja 2 Tahun Prabowo-Gibran, ia belum menyampaikan evaluasi secara terbuka karena akan mengikuti rapat.

Respons Airlangga juga memperlihatkan bahwa sejumlah isu yang ditanyakan wartawan masih berada dalam proses pembahasan atau pemantauan. Untuk kerugian ekonomi akibat karhutla, pemerintah menunggu pemantauan dari kementerian yang menangani kehutanan dan lingkungan hidup. Sementara itu, pembahasan PTKP disebut belum dilanjutkan.

FAQ

Kapan pemerintahan Prabowo-Gibran genap dua tahun?

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap dua tahun pada 20 Oktober 2026.

Apa jawaban Airlangga saat ditanya kinerja dua tahun pemerintahan?

Airlangga belum memberikan komentar panjang. Ia mengatakan sedang akan menghadiri rapat dan meminta agar pertanyaan tersebut dibahas kemudian.

Bagaimana tanggapan Airlangga mengenai kerugian ekonomi akibat karhutla?

Airlangga mengatakan pemerintah akan memonitor informasi tersebut dari Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup.

Apakah pembahasan PTKP sudah berlanjut?

Menurut Airlangga, pembahasan mengenai Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP belum dibahas lagi.

Related Reading