Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Mangkir dari Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang 29 Oktober
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Mangkir, KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ulang
Aruskabar.com – Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi pada Selasa, 27 Oktober 2026. Pemeriksaan Ade Ruhandi, yang akrab disapa Jaro Ade, kemudian dijadwalkan ulang pada Kamis, 29 Oktober 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Pemanggilan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi berupa pemotongan insentif pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor. KPK masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mendalami perkara yang berkaitan dengan insentif pemungutan pajak daerah serta retribusi daerah itu.
“Dijadwalkan ulang pemeriksaannya pada Kamis (29/10),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Ketidakhadiran Jaro Ade dalam agenda pemeriksaan sebelumnya telah dikonfirmasi kepada penyidik. Dengan penjadwalan ulang ini, KPK tetap membuka ruang bagi wakil bupati tersebut untuk memberikan keterangan yang diperlukan dalam proses penyidikan.
Pemeriksaan Saksi Dugaan Pemotongan Insentif Bappenda
Perkara yang ditangani KPK berfokus pada dugaan pemotongan insentif yang diterima pegawai dalam kegiatan pemungutan pajak dan retribusi daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Penyidik mendalami alur pengelolaan insentif, mekanisme administrasi, serta pihak-pihak yang mengetahui proses tersebut.
Pemeriksaan saksi merupakan salah satu tahapan penting dalam penyidikan. Keterangan yang diberikan saksi dapat dipadukan dengan dokumen maupun bukti lain untuk membantu penyidik memahami rangkaian peristiwa dalam perkara yang sedang didalami.
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Mangkir pada jadwal awal pemeriksaan tidak otomatis menjadi kesimpulan mengenai substansi perkara. Status pemanggilannya adalah sebagai saksi, sementara penyidik masih terus mengembangkan informasi dan mengumpulkan fakta secara menyeluruh.
Sejumlah Pejabat Kabupaten Bogor Turut Dipanggil
Pada hari yang sama dengan pemanggilan Jaro Ade, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan pegawai Pemerintah Kabupaten Bogor. Mereka dipanggil untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan masing-masing terkait dugaan pemotongan insentif pegawai Bappenda.
Saksi yang dijadwalkan diperiksa antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Inspektur Daerah Kabupaten Bogor Arif Rahman, dan staf Bappenda Sesilia Windy Gloriana. KPK juga memanggil Gilang Windu yang disebut sebagai ajudan Bupati Bogor.
Arif Rahman pernah menjabat sebagai Kepala Bappenda Kabupaten Bogor pada periode 2022 hingga 2025. Sementara Sesilia Windy Gloriana bertugas sebagai bendahara pengeluaran di Bappenda. Posisi para saksi dinilai relevan untuk membantu penyidik menelusuri tata kelola insentif yang menjadi bagian dari perkara.
Seluruh agenda pemeriksaan saksi dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. Penyidik membutuhkan penjelasan mengenai prosedur kerja, pengelolaan administrasi, serta informasi lain yang dapat memperjelas dugaan penyimpangan tersebut.
Penyidikan Berlangsung Sejak Agustus 2026
KPK telah meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah Kabupaten Bogor ke tahap penyidikan. Keputusan itu diambil setelah gelar perkara di tingkat pimpinan pada Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Saat informasi peningkatan status perkara disampaikan, KPK belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidikan masih menggunakan surat perintah penyidikan umum atau sprindik umum untuk mengumpulkan bukti dan memperjelas konstruksi perkara.
Insentif pemungutan pajak dan retribusi berkaitan dengan pekerjaan aparatur yang mendukung penerimaan daerah. Karena itu, pengelolaan insentif harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar akuntabilitas pelayanan publik tetap terjaga.
FAQ Pemeriksaan Jaro Ade oleh KPK
Kapan pemeriksaan ulang Jaro Ade dijadwalkan? KPK menjadwalkan pemeriksaan ulang Ade Ruhandi atau Jaro Ade pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Dalam kapasitas apa Jaro Ade dipanggil? Jaro Ade dipanggil KPK sebagai saksi dalam penyidikan dugaan pemotongan insentif pegawai Bappenda Kabupaten Bogor.
Apakah pemanggilan sebagai saksi berarti seseorang terlibat tindak pidana? Tidak. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperoleh keterangan dan tidak dengan sendirinya menunjukkan kesimpulan mengenai keterlibatan seseorang dalam perkara.
KPK akan melanjutkan pengumpulan keterangan dari para saksi yang dipandang mengetahui perkara tersebut. Pemeriksaan ulang terhadap Jaro Ade pada 29 Oktober 2026 menjadi bagian dari proses pendalaman dugaan pemotongan insentif pegawai Bappenda Kabupaten Bogor.