ArusKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Prabowo Lantik Kristomei Jadi Kepala BNPB Gantikan Suharyanto

Published Oktober 15, 2026 · Updated Oktober 15, 2026 · By Richard Johnson - aruskabar.com

Foto : Richard Johnson - aruskabar.com

Prabowo Lantik Kristomei Jadi Kepala BNPB Gantikan Suharyanto

Aruskabar.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam agenda di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026, Prabowo lantik Kristomei jadi Kepala BNPB untuk menggantikan Letjen TNI Suharyanto.

Pengangkatan Kristomei menandai peralihan kepemimpinan pada lembaga yang memegang peran besar dalam koordinasi penanggulangan bencana nasional. BNPB menjadi penghubung penting antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, kementerian dan lembaga, relawan, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam berbagai situasi kebencanaan.

Sebelum memperoleh penugasan baru tersebut, Kristomei menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer Radin Inten di Lampung. Ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI. Pengalaman dalam struktur TNI itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum dipercaya memimpin BNPB.

Pelantikan Kristomei di Istana Kepresidenan

Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, keputusan presiden mengenai pemberhentian, penggantian, dan pengangkatan sejumlah pejabat dibacakan di hadapan peserta acara.

Setelah pembacaan Keputusan Presiden, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah dan janji jabatan. Kristomei bersama para pejabat lain yang dilantik mengikuti rangkaian tersebut sebagai bagian dari pengesahan amanah baru mereka. Prabowo lantik Kristomei jadi Kepala BNPB dalam agenda yang juga mencakup pengisian sejumlah posisi strategis pemerintahan.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,”

Sumpah jabatan tersebut menegaskan komitmen pejabat negara untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, mematuhi peraturan perundang-undangan, menjaga etika, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Peran Kepala BNPB dalam Penanggulangan Bencana

Sebagai Kepala BNPB, Kristomei akan memimpin lembaga yang bekerja dalam berbagai tahapan penanggulangan bencana. Tugas itu mencakup upaya pengurangan risiko, peningkatan kesiapsiagaan, penanganan masa tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana.

Penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan ketika keadaan darurat sudah terjadi. Kesiapan menghadapi potensi risiko, penyampaian informasi kepada publik, koordinasi sumber daya, dan penguatan kapasitas daerah juga menjadi bagian penting dari pekerjaan BNPB. Dalam konteks inilah, kepemimpinan lembaga diperlukan untuk memastikan langkah antarlembaga dapat berjalan selaras.

Pemerintah daerah memiliki peran langsung dalam penanganan kejadian di wilayahnya. Sementara itu, kementerian, lembaga, aparat keamanan, tenaga kemanusiaan, relawan, dan warga dapat terlibat sesuai kebutuhan di lapangan. Koordinasi yang kuat dibutuhkan agar informasi, bantuan, dan sumber daya dapat diberikan secara tepat sasaran.

Prabowo lantik Kristomei jadi Kepala BNPB di tengah kebutuhan akan kesinambungan penanganan risiko bencana di Indonesia. Jabatan tersebut membawa tanggung jawab untuk menjaga kesiapan lembaga sekaligus mengoordinasikan respons ketika masyarakat menghadapi keadaan darurat.

Sejumlah Jabatan Strategis Turut Diisi

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik pejabat untuk beberapa jabatan strategis di kementerian dan lembaga. Salah satunya adalah Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

Pelantikan dalam satu agenda tersebut menunjukkan adanya pengisian jabatan pada sejumlah bidang pemerintahan. Bagi BNPB, pergantian dari Suharyanto kepada Kristomei menjadi bagian dari kesinambungan kerja lembaga dalam menjalankan mandat penanggulangan bencana secara nasional.

Dengan pelantikan itu, Kristomei Sianturi resmi mulai menjalankan tugas sebagai Kepala BNPB. Tantangan yang dihadapi lembaga ini menuntut komunikasi yang jelas, koordinasi lintas sektor, serta pelaksanaan kebijakan kebencanaan yang berorientasi pada keselamatan masyarakat.

FAQ Pelantikan Kepala BNPB

Siapa Kepala BNPB yang baru?

Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi resmi dilantik sebagai Kepala BNPB oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menggantikan Letjen TNI Suharyanto.

Kapan Kristomei Sianturi dilantik?

Kristomei dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Apa tugas utama BNPB bagi masyarakat?

BNPB berperan mengoordinasikan penanggulangan bencana, mulai dari pengurangan risiko dan kesiapsiagaan hingga penanganan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi. Masyarakat tetap perlu mengikuti informasi resmi dan arahan petugas saat terjadi bencana.

Jabatan apa yang diemban Kristomei sebelum memimpin BNPB?

Sebelum penugasan sebagai Kepala BNPB, Kristomei bertugas sebagai Panglima Komando Daerah Militer Radin Inten di Lampung. Ia juga pernah menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI.

Related Reading