ArusKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Update Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Published September 9, 2026 · Updated September 9, 2026 · By Richard Johnson - aruskabar.com

Foto : Richard Johnson - aruskabar.com

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Pencarian Diperluas

Aruskabar.com – Operasi pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda memasuki hari kedua pada Rabu, 9 September 2026. Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran untuk menemukan speed boat yang hilang kontak bersama delapan orang di dalamnya. Pencarian kini mencakup perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Perluasan wilayah pencarian dilakukan karena kondisi laut dapat memengaruhi pergerakan kapal maupun benda yang hanyut dari titik terakhir komunikasi. Petugas membagi area operasi ke sejumlah sektor agar penyisiran berlangsung lebih terukur dan tidak ada jalur penting yang terlewat.

“Operasi SAR hari kedua dimulai pada Rabu (9/9/2026) pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur SAR dan dukungan berbagai sarana serta peralatan pencarian,” kata Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto.

Empat SRU Dikerahkan untuk Menyisir Perairan

Tim SAR Gabungan membentuk empat Search and Rescue Unit atau SRU. Masing-masing unit menjalankan rute serta pola penyisiran yang berbeda, menyesuaikan armada dan karakteristik sektor laut yang menjadi tanggung jawabnya.

SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 untuk menyisir lintasan sepanjang 68,3 nautical mile atau mil laut. Armada ini menjalankan pencarian dengan jarak antarjalur atau spacing 3 NM. Pengaturan jalur tersebut bertujuan membantu petugas memeriksa area pencarian secara sistematis.

SRU 2 mengoperasikan KAL Anyer dengan rencana lintasan pencarian sepanjang 69,5 NM dan spacing 3 NM. Kehadiran kapal ini memperkuat jangkauan penyisiran di sektor yang telah ditetapkan dalam rencana operasi hari kedua.

Sementara itu, SRU 3 memakai RIB 01 Lampung untuk menyapu jalur sepanjang 67 NM. Unit ini menggunakan spacing 1 NM, sehingga pemeriksaan di sektor yang menjadi bagiannya dilakukan dengan jalur yang lebih rapat. RIB atau rigid inflatable boat dipilih karena dapat bergerak lebih lincah untuk kebutuhan pencarian pada area tertentu.

SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Dua kawasan tersebut menjadi bagian dari fokus operasi setelah tim mengevaluasi perkembangan pencarian sebelumnya.

Area Sekitar Anak Krakatau Jadi Perhatian

Pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda tidak hanya berfokus pada satu titik. Tim memperhatikan sejumlah kawasan perairan, termasuk sekitar Pulau Rakata, Pulau Panjang, dan Gunung Anak Krakatau. Penyisiran dilakukan untuk mencari speed boat yang hilang kontak, delapan penumpangnya, maupun petunjuk lain yang dapat membantu menentukan arah operasi berikutnya.

Selat Sunda merupakan perairan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra. Dalam operasi pencarian di laut, perubahan arus dan kondisi perairan menjadi salah satu alasan pentingnya memperluas sektor pencarian. Karena itu, pembagian rute untuk setiap SRU diperlukan agar seluruh unsur dapat bekerja dengan koordinasi yang jelas.

KN SAR Tetuka 247 dan KAL Anyer digunakan untuk menjangkau lintasan yang lebih panjang. Di sisi lain, penggunaan RIB membantu penyisiran pada area yang memerlukan pergerakan lebih cepat dan dekat. Kombinasi armada tersebut menjadi bagian dari strategi pencarian pada hari kedua operasi.

Unsur SAR Banten dan Lampung Berkolaborasi

Operasi ini melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung. Kolaborasi antarlembaga diperlukan untuk mendukung ketersediaan personel, armada, peralatan, serta komunikasi selama pencarian berlangsung.

Dua SRU pertama menjalankan pencarian pada area perairan yang telah direncanakan. Adapun dua unit lain memperkuat penyisiran di sektor yang membutuhkan pemeriksaan lebih dekat, terutama di sekitar pulau-pulau yang berada di jalur operasi.

Hingga pencarian hari kedua berjalan, delapan orang yang berada di dalam speed boat masih menjadi fokus utama Tim SAR Gabungan. Petugas terus melaksanakan operasi sesuai rute dan pembagian sektor yang telah disusun.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar Selat Sunda diharapkan melaporkan informasi yang berkaitan dengan kapal tersebut kepada petugas. Temuan kapal, barang, atau tanda lain yang diduga berhubungan dengan peristiwa ini dapat membantu mempercepat tindak lanjut melalui koordinasi resmi.

FAQ Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Berapa orang yang dicari Tim SAR? Sebanyak delapan orang yang berada di dalam speed boat masih menjadi fokus pencarian.

Di mana area pencarian dilakukan? Penyisiran dilakukan di perairan Selat Sunda, termasuk sekitar Pulau Rakata, Pulau Panjang, dan kawasan Gunung Anak Krakatau.

Armada apa yang dikerahkan? Tim menggunakan KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, RIB 01 Lampung, dan RIB 02 Banten dalam empat unit pencarian.

Apa yang dapat dilakukan masyarakat? Warga atau nelayan yang memiliki informasi relevan mengenai jurnalis hilang di Selat Sunda dapat segera menyampaikannya kepada petugas pencarian dan pertolongan agar dapat diverifikasi serta ditindaklanjuti.

Related Reading